Mengapa Saya Melakukan Ini

Saya bisa berenang sejak usia 25 tahun, tepatnya saat menjalani tugas belajar di Institut Teknologi Mara, Malaysia pada tahun 1995,. Dalam waktu singkat, saya berhasil menguasai seluruh gaya renang. Bahkan, saya sanggup menyelam sejauh 50 meter hanya dengan sekali tarikan napas! Saat itu, saya sama sekali belum mengenal apa itu water trappen atau uitemate. Saya merasa sudah menjadi perenang yang hebat.Namun, kesombongan itu runtuh saat kami melakukan study tour ke Pulau Langkawi. Saat mencoba berenang di tengah laut, tiba-tiba rasa takut mencekam. Menghadap laut lepas yang seolah tak bertepi membuat saya mendadak “mati gaya“. Saya bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Di sana saya sadar, keahlian menyelam puluhan meter tidak ada artinya jika kita tidak tahu cara bertahan hidup di air dalam waktu lama. Pengalaman batin di Langkawi itu menjadi titik balik. Sejak hari itu, saya bertekad harus menemukan sebuah teknik mengapung yang efisien, yang bisa digunakan selama berjam-jam tanpa menguras energi di laut lepas.Setelah melalui berbagai eksperimen dan pencarian panjang, misteri itu akhirnya terjawab pada tahun 1997. Bukan uitemate, bukan pula water trappen. Saya berhasil menemukan sebuah formula baru yang orisinal. Sebuah teknik bertahan hidup di air yang kini saya namakan: Teknik seLAMPUNG (Sekejap Tenggelam Lalu Mengapung) dan Teknik 0232.