“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”
Berangkat dari amanah luhur tersebut, saya, Heru Supriyanto, BEM, MSi—seorang abdi negara (Widyaiswara Ahli Utama Kementerian Keuangan RI) sekaligus inventor akuatik—mendedikasikan hidup untuk menjawab sebuah tantangan besar kemanusiaan: tingginya risiko kehilangan nyawa akibat tenggelam di negeri kepulauan ini.
Melalui wadah Akhlak seLAMPUNG 0232, kami mengintegrasikan nilai-nilai karakter mulia dengan metode keselamatan air revolusioner. Kami melatih masyarakat, generasi muda, institusi pendidikan, hingga lembaga kemanusiaan dari kondisi nol (tidak bisa berenang sama sekali) hingga mampu menguasai kedalaman ekstrem tiga meter hanya dalam waktu dua jam, serta siap bertahan hidup mengapung selama berjam-jam.
Nilai utama yang kami persembahkan bukan sekadar kecakapan fisik ataupun rekayasa teknik akuatik bersertifikat hak cipta. Lebih dari itu, kami memberikan ikhtiar nyata penjagaan jiwa (Hifzhun Nafs), mengubah ketakutan menjadi ketangguhan, dan mentransformasikan keterampilan bertahan hidup di air menjadi ladang amal jariyah yang menyelamatkan umat, satu nyawa di setiap waktu.